Cara Mengatur Keuangan Keluarga sangat dibutuhkan agar Anda dapat mandiri secara finansial. Dalam dunia pernikahan, kehidupan bersama akan dijalani oleh kedua pihak sebagai pasangan suami istri. Tuntutan yang akan dijalani harus siap menjalani apapun keadaan yang akan terjadi.

Tidak semudah yang kita pikirkan selama ini, perlu adanya pemikiran yang matang terutama masalah keuangan keluarga. Uang bersama tidak akan bisa digunakan sama seperti ketika dalam kondisi lajang dulu. Dibutuhkannya perubahan pola pikir agar dapat mengatur keuangan keluarga dengan baik.

Inti permasalahan keuangan bukan pada besarnya penghasilan, akan tetapi dilihat dari cara mengatur keuangan keluarga. Berikut beberapa tips yang akan diberikan terkait pengaturan keuangan keluarga.

Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Dalam mengatur keuangan keluarga, langkah pertama yang dilakukan yaitu perlu dipahami seluruh aspek keuangan keluarga. Memahami banyak hal seperti banyaknya uang yang dimiliki, pendapatan, semua jumlah tagihan (tagihan listrik, telepon, belanja bulanan, biaya kesehatan), dan aspek lain seperti hutang kartu kredit atau cicilan.

Tujuan dilakukannya pemahaman diri sendiri adalah agar dapat memperhitungkan berapa batas banyaknya pengeluaran yang boleh dikeluarkan tiap bulannya sehingga tidak sampai melebihi batas tersebut.

Langkah kedua yaitu membuat perencanaan keuangan untuk semua kebutuhan. Aturlah uang yang Anda miliki dan penggunaan tiap hari juga banyaknya yang akan disimpan. Adanya rencana keuangan akan membantu Anda dalam mengatasi permasalahan keuangan keluarga.

Anda akan selalu merasa kekurangan uang jika Anda tidak melakukan cara mengatur keuangan keluarga yang baik. Kumpulkan struk belanja dan hitung berapa banyak pengeluaran yang telah Anda lakukan.

Kondisi keuangan yang aman dan lebih stabil dapat dibangun dengan adanya tabungan bersama. Menyisihkan sebagian uang gaji dan ditabung sehingga uang tersebut akan selalu ada. Gunakan uang tersebut jika dalam keadaan yang mendesak saja.

Keinginan dan kebutuhan dalam rumah tangga perlu dibedakan. Dara yang dapat dilakukan seperti dengan membuat daftar dan menandainya apakah itu tergolong keinginan atau kebutuhan. Kebutuhan haruslah diprioritaskan namun tetap tidak berlebihan.

Usahakan hindari yang namanya hutang seperti penggunaan kartu kredit yang bisaa dilakukan. Terkadang penggunaan kartu kredit yang mudah menjadikan banyak orang tidak sadar dan menjadi lebih konsumtif. Namun hal tersebut tidak dapat dihindari. Anda hanya perlu mengatur batasan pengeluaran keluarga saja.

Pemikiran jangka panjang seperti target yang ingin dicapai kedepannya harus anda miliki. Dengan begitu selain menjadi motivasi dalam menabung, juga lebih fokus terhadap keuangan dan tidak akan boros dalam pengeluaran tiap bulannya.

Berinvestasi dapat menjadi salah satu jawaban untuk rencana keuangan jangka panjang. Cara-cara yang dapat dilakukan seperti membeli emas, properti ataupun bermain saham. Pilihlah investasi yang sesuai dengan keuangan diri sendiri dan perlu dipastikan memilih investasi yang menguntungkan.

Seperti yang telah dikatakan oleh Rheza Karyanto, Assistant Vice President Head of Investment, Bancassurance, and Treasury Products Commonwealth Bank Indonesia bahwa dalam mengatur keuangan keluarga dapat diterapkan strategi pembagian tiga anggaran dengan porsi 50, 30, dan 20.

50% dari pendapatan keluarga disarankan untuk pengeluaran wajib (cicilan rumah, asuransi, pajak, listrik, dan air) dan fleksibel (tagihan kartu kredit, biaya telepon, transportasi, makan, sekolah, dan keuangan orangtua).

Sedangkan bagian 30% dari pendapatan dapat Anda sisihkan untuk diinvestasikan  atau ditabung, sehingga hasilnya dapat Anda gunakan untuk pendidikan anak atau umroh dan liburan ke luar negeri.

Bagian 20% terakhir bisa Anda gunakan untuk biaya rekreasi, jalan-jalan, belanja baju, dan yang lainnya. pengeluaran tersebut dapat Anda atur  menyesuaikan dengan kebutuhan utama dalam rumak tangga.

Strategi atau cara mengatur keuangan keluarga diatas, dapat Anda terapkan agar dapat terwujud mimpi keluarga Anda. sikap disiplin sangatkah penting ketika melakukan pengeluaran sesuai budget yang telah ditentukan. Semoga bermanfaat.