Mendapatkan uang tunai cepat dengan proses cepat tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun seseorang harus menjual beberapa aset yang dimiliki, namun hal tersebut pasti membutuhkan proses. Dalam beberapa hal banyak perusahaan yang bisa memberikan pinjaman, termasuk perbankan. Sudah tidak asing lagi memang jika bank menjadi salah satu solusi untuk mengajukan pinjaman. Akan tetapi selama ini bank selalu menempatkan nasabah sebagai debitur yang harus mengikuti aturan mainnya.

Kenyataannya, melakukan pelunasan pinjaman tidaklah semudah saat melakukan pengajuan pertama kali karena sesungguhnya produk pinjaman uang tunai cepat tidaklah fleksibel. Pelunasannya harus dilakukan dengan jangka waktu yang cukup lama. dalam hal ini pun jika melakukan pelunasan dengan waktu yang cepat maka pihak bank akan memberikan biaya pinalti cukup besar. Padahal jika seseorang mengetahui kesulitan tersebut lebih baik mengajukan pinjaman pada tempat lain yang mungkin bisa memberikan pinjaman, seperti keluarga, teman dekat, pinjaman online dan lain sebagainya.

Baca Juga : Mengenal Seperti Apa Take Over KPR Bunga Rendah Itu

Pinjaman yang diberikan dari selain bank biasanya tanpa perlu menggunakan agunan sebagai jaminan, tapi hanya perlu memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam hal melakukan pelunasan pinjaman tersebut. Pada produk pinjaman tanpa agunan yang diberikan dari tempat manapun khususnya perusahaan non bank memiliki beberapa kekurangan. Dimana segala kekurangan ini harus diketahui serta dipahami oleh para peminjam agar ia tidak menyalahgunakan pinjaman. beberapa kekurangannya ialah sebagai berikut:

1. Pada produk pinjaman ini biasanya akan dibebankan dengan bunga pinjaman yang lebih tinggi. Sehingga pada saat membayar cicilan pinjaman akan terasa lebih berat.

2. Ketika melakukan pinjaman tersebut maka biasanya hanya diberikan jangka waktu pinjaman yang sangat pendek dalam masa pelunasan yaitu hanya sekitar 1 sampai dengan 2 tahun, bahkan lebih pendek lagi yaitu beberapa bulan saja.

3. Bagi seseorang yang membutuhkan pinjaman dalam jumlah banyak sebenarnya tidak cocok jika menggunakan pinjaman jenis ini, karena pinjaman ini hanya memberikan plafon yang sangat rendah yaitu maksimal pada angka sekitar Rp 50 juta.

4. Ketika suatu hari nanti terjadi kredit macet pada diri Anda dikarenakan Anda tidak mampu dalam melunasi hutang pinjaman maka pihak peminjam akan mengirim seseorang yang ditugaskan untuk menagih hutang pada Anda. Jika saat itu Anda juga tidak bisa membayar hutang maka pihak peminjam atau tempat yang telah memberikan pinjaman akan melaporkan kejadian tersebut pada pihak pengadilan untuk dilakukan gugatan perdata. Dimana hal tersebut akan menyita semua aset yang Anda miliki termasuk penghasilan bulanan atau gaji.

Baca Juga : Cara Investasi Saham untuk Pemula

5. Apabila gugatan tersebut benar-benar dilaporkan oleh pihak pemberi pinjaman maka akan berakibat tercorengnya nama baik Anda pada buku hitam bank Indonesia. Hal ini akan berakibat jangka panjang karena Anda tidak dapat mengajukan pinjaman dimana pun.

Melakukan pinjaman uang tunai cepat dengan tanpa agunan memang menjadi pilihan banyak orang ketika sedang membutuhkan dana mendesak. Selain itu, bentuk pinjaman tanpa agunan juga dirasa lebih praktis dan mudah serta prosesnya yang relatif cepat. Walaupun bentuk pinjaman ini lebih mudah, bagi seseorang yang ingin meminjam perlu memahami betul akan hal tersebut agar dapat bertanggung jawab atas pelunasan pinjaman yang dilakukan. Lakukanlah pembayaran cicilan secara rutin dan jangan sampai menunggak karena jika menunggak sekali maka akan memberatkan Anda di bulan selanjutnya.